Why We Loved This Moment ?

2010
11.27

Awalnya setelah saya lulus SMA saya selalu berniat untuk masuk perguruan tinggi negeri. Namun, memang daru dulu saya sudah berniat untuk masuk Institut Pertanian Bogor.  Sebelumnya saya tidak pernah membayangkan untuk masuk Fakultas Peternakan, karena saya tidak pernah mempunyai basic yang cukup kuat untuk masuk Fakultas Peternakan.

Setelah lulus SMA, banyak sekali Perguruan Tinggi yang menawarkan seleksi masuk pada saya, beberapa tes seleksi masuk pun telah saya coba diantaranya AKA (Akademi Kimia Analisis), STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara), STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara), dan IPB. Dari keempat Perguruan Tinggi tersebut hanya AKA dan IPB yang menerima saya. AKA merupakan Perguruan Tinggi yang bergerak dalam bidang kimia analisis, pada saat itu saya sangat menyukai pelajaran kimia. Nilai-nilai kimia saat SMA pun selalu yang terbaik, tapi AKA hanya menawarkan program diploma sedangkan saya menginginkan program sarjana. Tidak lama setelah itu, saya mendapat kabar bahwa saya diterima di IPB di Fakultas Peternakan jurusan Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan. Sebelumnya saya mendaftarkan diri di IPB melalui program USMI, karena tidak diterima saya mencoba ikut SNMPTN dengan pilihan pertama Teknik Sipil dan yang kedua ialah IPTP. Karena saya ingin menjadi sarjana ketimbang diploma, akhirnya saya lebih memilih masuk ke IPB.

Alasan saya memilih Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan pada saat itu ialah karena saya memang menyukai binatang pada umumnya, yang kedua ialah saya sangat menyukai produk-produk peternakan itu sendiri, seperti susu, telur, daging, madu, dll. Awalnya saya ingin masuk Teknik Sipil IPB, karena dukungan dari ayah saya yang juga orang sipil sedangkan kakak saya yang juga kuliah di IPB menyarankan agar masuk Peternakan, khusunya produk-produk olahan peternakan, karena kakak saya berada di jurusan Ilmu Teknologi Pangan.  Setelah menjalani masa kuliah di IPTP, banyak ilmu-ilmu yang belum pernah saya temui dan sangat menarik untuk dipelajari. Selain itu, saya mendapatkan teman-teman baru yang sangat pintar dan kreatif sehingga membuat saya bisa menjadi lebih baik lagi.

Walaupun dunia peternakan di Indonesia belum terlalu maju seperti negara-negara lainnya, saya yakin suatu saat nanti Indonesia akan menjadi salah satu negara yang maju dalam bidang peternakannya. Oleh karena itu, saya dan teman-teman lainnya merasa tertantang untuk lebih bisa memajukan itu, mengingat program swasembada daging yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2014 dan mensejahterakan para peternak rakyat di Indonesia. Semoga peternakan Indonesia bisa lebih baik dan lebih maju lagi, VIVA PETERNAKAN INDONESIA!!!.